Entri yang Diunggulkan
TOPIK 1: AKSI NYATA PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL
PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDKAN INDONESIA Nama : Rio Adjie Deannova NIM : 250211105702 As...
Archive for Januari 2024
Topik
3 – Aksi Nyata – Perspektif Sosiokultural – PGSD001/A
NAMA MAHASISWA : RIO ADJIE DEANNOVA
NIM : 250211105702
PRODI/ KELAS : PPG PGSD 001 (A)
UNIVERSITAS :
UNIVERSITAS JEMBER
|
No |
Alur Pembelajaran |
Pertanyaan Refleksi |
|
1 |
Mulai dari Diri |
Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini
sebelum memulai proses pembelajaran? Jawab: Menurut saya, topik yang saya ketahui sebelum
melakukan pembelajaran ini adalah pentingnya perspektif sosiokultural dalam
pembelajaran. Berdasarkan pengelaman saya ketika mengajar, karakter-karakter
peserta didik dari berbagai latar belakang kurang saya perhatikan karena saya
menyetarakan mereka dengan kebudayaan yang sama serta tumbuh dan berkembang
di lingkungan yang sama sehingga saya kurang memperhatikan hal tersebut. |
|
2 |
Eksplorasi Konsep |
Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda
pelajari dalam topik ini? Jawab: Berdasarkan pengetahuan saya setelah
mempelajari materi ini, saya diminta untuk memberikan pendapat tentang
perspektif sosiokultural dari aspek sosial, budaya, ekonomi, dan politik
serta mengungkapkannya. Topik ini memberikan pengetahuan bagi saya tentang
aktivitas sosial dan interaksi antara orang dewasa dan anak-anak dapat
mempengaruhi dan membentuk dasar sosialisasi kognitif. Selain itu, terdapat
beberapa faktor sosiokultural yang dapat mempengaruhi mereka. |
|
3 |
Ruang Kolaborasi |
Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama
dengan rekan Anda dalam ruang kolaborasi? Jawab: Dalam hal ini, saya diminta untuk berbagi
pandangan tentang perspektif sosiokultural dalam pendidikan di Indonesia. |
|
4 |
Demonstrasi Kontekstual |
Apa hal penting yang Anda pelajari dari
proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa
tentang materi, rekan, dan diri sendiri)? Jawab: Setelah melakukan ruang kolaborasi bersama
kelompok lain kita perlu untuk memberikan tanggapan dan pertanyaan terkait
perspektif sosiokultural yang berguna untuk menambah wawasan dan sudut
pandang saya sebagai calon pendidik. Hal tersebut berfungsi untuk memberikan
pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang efektif dalam
pembelajaran dari berbagai referensi dan praktek. |
|
5 |
Elaborasi Pemahaman |
Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami
tentang topik ini? Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari
pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai? Apa yang ingin Anda pelajari
lebih lanjut? Jawab: Hal yang saya pahami tentang topik ini adalah
perbedaan sosiokultural peserta didik yang mempengaruhi keberlangsungan
proses pembelajaran. Hal yang saya pelajari dalam topik ini adalah memahami
karakteristik siswa sehingga mempermudah pendidik untuk menemukan pendekatan,
strategi, metode, dan teknik pembelajaran. Kemudian, saya juga mempelajari
tentang cara pendekatan, strategi, metode, dan teknik yang tepat sehingga
sesuai dengan perbedaan latar belakang siswa. |
|
6 |
Koneksi Antar Materi |
Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar
materi baik dalam mata kuliah yang sama maupun mata kuliah lain? Jawab: Koneksi dengan mata kuliah lain yakni pada
Filosofi Pendidikan Indonesai, Pemahaman Peserta Didik, dan Prinsip
Pengajaran dan Asesmen agar dapat merancang pembelajaran yang aktif, relevan,
efektif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik untuk menentukan
pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang tepat dengan
memperhatikan latar belakang peserta didik. |
|
7 |
Aksi Nyata |
Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan
Anda sebagai guru? Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala
1-10? Apa alasannya? Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa
menerapkannya dengan optimal? Jawab: Saya merefleksikan pemahaman saya selama
mempelajari topik ini sehingga saya menjadi lebih memahami perspektif
sosiokultural peserta didik untuk membantu saya mengetahui strategi, metode,
dan teknik pembelajaran yang tepat. Saya menilai kesiapan diri sebesar 8 dari
10 karena saya perlu untuk memahami lebih baik lagi cara dan diagnostik
perbedaan latar belakang peserta didik secara efektif. Selain itu, saya harus
mempersiapkan pengetahuan dan keterampilan saya untuk digunakan dalam
pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran dan pelaksanaan di
kelas. |
TOPIK 3: AKSI NYATA PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL
PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDKAN
INDONESIA
Nama :
Rio Adjie Deannova
NIM :
250211105702
Asal Kota : Banyuwangi, Jawa Timur
|
No |
Alur
Pembelajaran |
Pertanyaan
Refleksi |
|
1 |
Mulai
dari Diri |
Apa yang
Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran? Jawab: Menurut
saya, pembekalan mengenai pandangan dan pengaruh keragaman latar belakang
peserta didik baik dalam konsep budaya, ekonomi, sosial dan politik
bermanfaat ketika menjadi pendidik sehingga dapat merefleksikan pembelajaran
dan mengubah paradigma tentang pengaruh beberapa aspek terhadap Pendidikan di
Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi terhadap segala perbedaan menjadi
kesatuan yang bebas dari diskriminasi, adaptif, dan nyaman bagi peserta
didik. |
|
2 |
Eksplorasi
Konsep |
Apa yang
Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini? Jawab: Menurut
saya, terdapat berbagai hal yang dapat saya pelajari sebagai bekal untuk
menjadi pendidik sehingga dapat meningkatkan analisis terhadap berbagai aspek
sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang mempengaruhi pendidikan mulai dari
sebelum kemerdekaan hingga sesudah kemerdekaan. Perbedaan tersebut seringkali
menjadi hambatan bagi anak misalnya pada zaman kolonial dimana perbedaan
status sosial sangat berdampak terhadap pendidikan anak padahal setiap orang
memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Namun, terdapat
juga beberapa faktor yang kurang mendukung sehingga kualitas pendidikan
diantaranya geografis dan budaya. Saya sebagai calon pendidik berharap untuk
lebih terbuka dan adaptif untuk menghadapi tantangan pendidikan termasuk
perbedaan latar belakang siswa. |
|
3 |
Ruang
Kolaborasi |
Apa yang
Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan Anda dalam ruang kolaborasi? Jawab: Pentingnya
faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang berpengaruh terhadap
pendidikan perlu untuk diketahui bagi seorang pendidik. Pendidikan perlu
memiliki akses terbuka sehingga daerah-daerah 3T yang mengalami keterbatasan
dapat memiliki akses sarana pendidikan yang sama dengan wilayah perkotaan.
Hal ini perlu disadari bahwa latar belakang geografis, budaya, politik,
sosial, dan ekonomi tidak dapat di sama ratakan sehingga motivasi saya
meningkat ketika menonton tayangan video Indonesia Mengajar yang menyadarkan
kami untuk fleksibel dan kreatif dalam mendidik generasi bangsa. |
|
4 |
Demonstrasi
Kontekstual |
Apa hal
penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda
jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)? Jawab: Hal penting
yang saya pelajari adalah saling bertoleransi dalam berpendapat dan bertukar
pikiran tentang fenomena pendidikan. Diskusi yang berlangsung dapat
mempertajam intuisi dan kepekaan terhadap tantangan yang akan dihadapi. Ole
karena itu, sebagai pendidik perlu untuk memberikan kemerdekaan bagi generasi
bangsa, mendidik, dan mengajar sepenuh hati. |
|
5 |
Elaborasi
Pemahaman |
Sejauh
ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini? Apa hal baru yang Anda
pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai?
Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? Jawab: Setelah
melakukan proses pembelajaran topik pembahasan pendidikan multikulturalisme
dan sosiokulturisme memberikan pengetahuan bagi saya bahwa kebudayaan dan
sosial tidak dapat dipisahkan dalam pembelajaran. Selain itu, hal yang saya
pahami lebih lanjut adalah ketika mengajar dengan perbedaan latar belakang
harus menggunakan metode dan penilaian yang sesuai dengan latar belakang
siswa. |
|
6 |
Koneksi
Antar Materi |
Apa yang
Anda pelajari dari koneksi antar materi baik dalam mata kuliah yang sama
maupun mata kuliah lain? Jawab: Hal yang
dipelajari pada tahap ini yakni menuangkan hasil pembelajaran yang didapatkan
agar mampu divisualisasikan tentang keterkaitan pembelajaran kuliah
perspektif sosiokulturan dengan mata kuliah lainnya. Saat pengantar awal,
perspektif sosiokultural adalah ilmu yang dipelajari untuk mempelajari
sosial, budaya, ekonomi, dan politik di lingkungan pendidikan yang mengatur
perilaku individu. Hal tersebut menjadi bekal calon pendidik agar lebih bijak
dalam melakukan proses pembelajaran dengan perbedaan latar belakang siswa.
Keterkaitan dengan mata kuliah lain yakni: 1.
Pemahaman Peserta Didik dan Pembelajarannya menjelaskan konteks
pemahaman karakteristik siswa dengan baik agar tercipta pembelajaran yang
efektif dan adaptif. 2.
Filosofi Pendidikan memberikan pengetahuan tentang pendidikan yang
dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan politik yang berkaitan dengan
konsep sosial dalam pendidikan. Oleh karena itu, keterkaitan antara mata
kuliah Perspektif Sosiokultural dengan Filosofi Pendidikan bertujuan agar
guru dapat menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan latar belakang siswa. 3.
Prinsip Pengajaran dan Asesmen I adalah perencanaan pembelajaran,
materi, dan penilaian yang diterapkan harus sesuai dengan karakteristik
peserta sehingga menciptakan suasana adaptif dan inovatif. 4.
Literasi dalam Lintas Mata Pelajaran adalah kemampuan siswa dalam
belajar yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya sehingga pendidik
perlu untuk memahami sosiokultural dan menciptakan keterbukaan pikiran
terhadap perbedaan latar belakang. 5.
Praktik Pengalaman Lapangan mengimplementasikan pemahaman yang telah
didapatkan untuk mengetahui situasi secara nyata tentang budaya, sosial, dan
latar belakang siswa. |
|
7 |
Aksi
Nyata |
Apa
manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru? Bagaimana Anda
menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya? Apa yang
perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal? Jawab: Pembelajaran
ini sangat bermanfaat sebagai ilmu dan modal pengetahuan untuk menjadi
pendidik yang dapat memerdekakan sistem pembelajaran bagi siswa. Hambatan
tentang perbedaan latar belakang siswa perlu diketahui sehingga dapat
menciptakan pembelajaran yang adaptif. Kesiapan saya saat ini berada pada
skala 7,5 dari 10 karena saya menyadari harus belajar menjadi seorang guru
yang kreatif dan adaptif dalam pendidikan sehingga perlu meningkatkan
pengetahuan tentang pendidikan. |
TOPIK 1: AKSI NYATA PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL
Topik
2 – Aksi Nyata – Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan – PGSD001/A
NAMA MAHASISWA : RIO ADJIE DEANNOVA
NIM : 250211105702
PRODI/ KELAS : PPG PGSD 001 (A)
UNIVERSITAS :
UNIVERSITAS JEMBER
PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDIKAN
Mulai dari diri pada topik ini saya mempelajari tentang Status
Sosialekonomi (SES) dan Cultural Histrical Activity Theory (CHAT) yang
memberikan dampak yang signifikan dalam pembentukan karakter siswa. Selain itu,
pengaruh dalam proses pembelajaran juga dapat dipengaruhi oleh SES dan CHAT
sehingga guru perlu untuk merancang pembelajaran sehingga perbedaan latar
belakang siswa tidak menimbulkan ketidak adilan bagi siswa dan dapat
menciptakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik dan memenuhi kebutuhan
siswa.
Konsep dasar Perspektif Sosiokultural dalam pendidikan yakni Status
Sosialekonomi (SES) dan Cultural Historical Activity Theory (CHAT) juga
memiliki pengaruh terhadap pembentukan sosialisasi kognitif siswa melalui
interaksi sosial dan interaksi antara orang dewasa dengan anak. SES dan CHAT
menyatakan bahwa latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi anak memberikan
pengaruh pada pertumbuhan karakter siswa yang disesuaikan terhadap lingkungan,
pendidikan pertama, dan perbedaan status sosial ekonomi orang tua.
Kisah yang saya pelajari pada buku yang saya baca yakni "Mengajar untuk Perubahan", "Ray Sang Pecandu Online Game", dan "Melawan Setan Bermata Runcing: Pengalaman Gerakan Pendidikan Sokola". Buku-buku tersebut menceritakan tentang perbedaan faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat mempengaruhi proses pendidikan siswa sehingga dapat menentukan perspektif sosiokultural bagi guru untuk mengajar dalam kelas. Selain itu, pendidik juga perlu untuk menerapkan pembelajaran yang menarik minat siswa dalam materi dan memberikan perhatian kepada siswa yang memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa sebagai pendidik perlu untuk siap dalam menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang.
Hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yakni pentingnya berdiskusi untuk mengemukakan pendapat yang berbeda-beda untuk mencapai pemikiran yang sama. Selain itu, kita perlu untuk mempresentasikan hasil agar rekan-rekan atau kelompok lain dapat mengerti dan menambahkan materi yang salah atau membenarkan materi. bertanya kepada rekan sejawat, dan lain sebagainya. Konsep dasar perspektif sosiokultural SES dan CHAT perlu mempertimbangkan sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi perkembangan sosialisasi kognitif siswa melalui interaksi orang dewasa dan anak.
Pemahaman saya yang berubah karena menganggap peserta didik tidak memiliki motivasi belajar karena hanya malas tetapi mempelajari latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya pada topik ini. Saya menjadi paham bahwa terdapat alasan kenapa peserta didik berperilaku seperti itu karena pengaruh lingkungan keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu, saya ingin mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan yang harus dilakukan karena perbedaan karakteristik peserta didik. Hal tersebut saya lakukan untuk mengendalikan kelas dengan bai dan menciptakan pembelajaran yang inklusif. Topik ini memiliki keterkaitan dengan mata kuliah lain yakni filosofi pendidkan yang mengatakan bahwa perkembangan peserta didik dipengaruhi oleh latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik sehingga pendidikan perlu diberikan sesuai dengan kebutuhan dan adopsi nilai-nilai luhur. Selain itu, mata kuliah pemahaman tentang peserta didik dan pembelajarannya memberikan pembelajaran tentang pendidikan perlu untuk mengoptimalkan pemenuhan pembelajran sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang harus disesuaikan dengan latar belakang siswa.
Manfaat dari mempelajari topik ini adalah siap dalam
menghadapi peserta didik dengan karakter dan tingkah laku yang beragam. Selain
itu, pendidik juga perlu memahami mereka dan berusaha dekat dengan mereka
sehingga dapat mengikuti pembelajaran yang menyenangkan. Kesiapan saya untuk
menghadapi peserta didik adalah 7,5/10 karena saya perlu untuk mempelajari
perbedaan latar belakang peserta didik dan memahami karakter mereka. Selain
itu, perlu waktu untuk mengamati latar belakang siswa dan memperoleh ilmu yang
lebih baik tentang sosiokultural yang dipelajari pada topik berikutnya. Saya
juga perlu menambah pengetahuan dalam melaksanakan kegiatan kuliah dan
mengerjakan tugas secara optimal sehingga perlu untuk mengimplementasikan ilmu
dan menjadi guru profesional.