Entri yang Diunggulkan
TOPIK 1: AKSI NYATA PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL
PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDKAN INDONESIA Nama : Rio Adjie Deannova NIM : 250211105702 As...
PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDKAN
INDONESIA
Nama :
Rio Adjie Deannova
NIM :
250211105702
Asal Kota : Banyuwangi, Jawa Timur
|
No |
Alur
Pembelajaran |
Pertanyaan
Refleksi |
|
1 |
Mulai
dari Diri |
Apa yang
Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran? Jawab: Menurut
saya, pembekalan mengenai pandangan dan pengaruh keragaman latar belakang
peserta didik baik dalam konsep budaya, ekonomi, sosial dan politik
bermanfaat ketika menjadi pendidik sehingga dapat merefleksikan pembelajaran
dan mengubah paradigma tentang pengaruh beberapa aspek terhadap Pendidikan di
Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi terhadap segala perbedaan menjadi
kesatuan yang bebas dari diskriminasi, adaptif, dan nyaman bagi peserta
didik. |
|
2 |
Eksplorasi
Konsep |
Apa yang
Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini? Jawab: Menurut
saya, terdapat berbagai hal yang dapat saya pelajari sebagai bekal untuk
menjadi pendidik sehingga dapat meningkatkan analisis terhadap berbagai aspek
sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang mempengaruhi pendidikan mulai dari
sebelum kemerdekaan hingga sesudah kemerdekaan. Perbedaan tersebut seringkali
menjadi hambatan bagi anak misalnya pada zaman kolonial dimana perbedaan
status sosial sangat berdampak terhadap pendidikan anak padahal setiap orang
memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Namun, terdapat
juga beberapa faktor yang kurang mendukung sehingga kualitas pendidikan
diantaranya geografis dan budaya. Saya sebagai calon pendidik berharap untuk
lebih terbuka dan adaptif untuk menghadapi tantangan pendidikan termasuk
perbedaan latar belakang siswa. |
|
3 |
Ruang
Kolaborasi |
Apa yang
Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan Anda dalam ruang kolaborasi? Jawab: Pentingnya
faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang berpengaruh terhadap
pendidikan perlu untuk diketahui bagi seorang pendidik. Pendidikan perlu
memiliki akses terbuka sehingga daerah-daerah 3T yang mengalami keterbatasan
dapat memiliki akses sarana pendidikan yang sama dengan wilayah perkotaan.
Hal ini perlu disadari bahwa latar belakang geografis, budaya, politik,
sosial, dan ekonomi tidak dapat di sama ratakan sehingga motivasi saya
meningkat ketika menonton tayangan video Indonesia Mengajar yang menyadarkan
kami untuk fleksibel dan kreatif dalam mendidik generasi bangsa. |
|
4 |
Demonstrasi
Kontekstual |
Apa hal
penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda
jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)? Jawab: Hal penting
yang saya pelajari adalah saling bertoleransi dalam berpendapat dan bertukar
pikiran tentang fenomena pendidikan. Diskusi yang berlangsung dapat
mempertajam intuisi dan kepekaan terhadap tantangan yang akan dihadapi. Ole
karena itu, sebagai pendidik perlu untuk memberikan kemerdekaan bagi generasi
bangsa, mendidik, dan mengajar sepenuh hati. |
|
5 |
Elaborasi
Pemahaman |
Sejauh
ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini? Apa hal baru yang Anda
pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai?
Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? Jawab: Setelah
melakukan proses pembelajaran topik pembahasan pendidikan multikulturalisme
dan sosiokulturisme memberikan pengetahuan bagi saya bahwa kebudayaan dan
sosial tidak dapat dipisahkan dalam pembelajaran. Selain itu, hal yang saya
pahami lebih lanjut adalah ketika mengajar dengan perbedaan latar belakang
harus menggunakan metode dan penilaian yang sesuai dengan latar belakang
siswa. |
|
6 |
Koneksi
Antar Materi |
Apa yang
Anda pelajari dari koneksi antar materi baik dalam mata kuliah yang sama
maupun mata kuliah lain? Jawab: Hal yang
dipelajari pada tahap ini yakni menuangkan hasil pembelajaran yang didapatkan
agar mampu divisualisasikan tentang keterkaitan pembelajaran kuliah
perspektif sosiokulturan dengan mata kuliah lainnya. Saat pengantar awal,
perspektif sosiokultural adalah ilmu yang dipelajari untuk mempelajari
sosial, budaya, ekonomi, dan politik di lingkungan pendidikan yang mengatur
perilaku individu. Hal tersebut menjadi bekal calon pendidik agar lebih bijak
dalam melakukan proses pembelajaran dengan perbedaan latar belakang siswa.
Keterkaitan dengan mata kuliah lain yakni: 1.
Pemahaman Peserta Didik dan Pembelajarannya menjelaskan konteks
pemahaman karakteristik siswa dengan baik agar tercipta pembelajaran yang
efektif dan adaptif. 2.
Filosofi Pendidikan memberikan pengetahuan tentang pendidikan yang
dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan politik yang berkaitan dengan
konsep sosial dalam pendidikan. Oleh karena itu, keterkaitan antara mata
kuliah Perspektif Sosiokultural dengan Filosofi Pendidikan bertujuan agar
guru dapat menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan latar belakang siswa. 3.
Prinsip Pengajaran dan Asesmen I adalah perencanaan pembelajaran,
materi, dan penilaian yang diterapkan harus sesuai dengan karakteristik
peserta sehingga menciptakan suasana adaptif dan inovatif. 4.
Literasi dalam Lintas Mata Pelajaran adalah kemampuan siswa dalam
belajar yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya sehingga pendidik
perlu untuk memahami sosiokultural dan menciptakan keterbukaan pikiran
terhadap perbedaan latar belakang. 5.
Praktik Pengalaman Lapangan mengimplementasikan pemahaman yang telah
didapatkan untuk mengetahui situasi secara nyata tentang budaya, sosial, dan
latar belakang siswa. |
|
7 |
Aksi
Nyata |
Apa
manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru? Bagaimana Anda
menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya? Apa yang
perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal? Jawab: Pembelajaran
ini sangat bermanfaat sebagai ilmu dan modal pengetahuan untuk menjadi
pendidik yang dapat memerdekakan sistem pembelajaran bagi siswa. Hambatan
tentang perbedaan latar belakang siswa perlu diketahui sehingga dapat
menciptakan pembelajaran yang adaptif. Kesiapan saya saat ini berada pada
skala 7,5 dari 10 karena saya menyadari harus belajar menjadi seorang guru
yang kreatif dan adaptif dalam pendidikan sehingga perlu meningkatkan
pengetahuan tentang pendidikan. |