Entri yang Diunggulkan

TOPIK 1: AKSI NYATA PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL

  PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDKAN INDONESIA   Nama               : Rio Adjie Deannova NIM                 : 250211105702 As...

Posted by : anonym Selasa, 20 Februari 2024

 

NAMA MAHASISWA    : RIO ADJIE DEANNOVA

NIM                                  : 250211105702

PRODI/ KELAS              : PPG PGSD 001 (A)

UNIVERSITAS                : UNIVERSITAS JEMBER

 

No

Alur Pembelajaran

Pertanyaan Refleksi

1

Mulai dari Diri

Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran?

Jawab:

Hal yang saya pikirkan sebelum memulai proses pembelajaran pada topik ini adalah mempelajari pengertian ZPD. Selain itu, mengkaji tentang contoh peristiwa pembelajaran mengenai ZPD.

2

Eksplorasi Konsep

Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini?

Jawab:

Hal yang saya pelajari yakni, Teori pembelajaran ZPD yang digagas oleh Lev Vygotsky yang merujuk pada interaksi sosial antara orang yang berkemampuan tinggi dan berkemampuan rendah sehingga orang yang kurang kompeten menjadi mahir secara mandiri. Oleh karena itu, orang yang berkemampuan tinggi dapat memberikan scaffolding pada yang berkemampuan rendah. Guru dapat memfasilitasi, mendampingi, melatih, dan mendorong kemampuan dan berfikir tingkat tinggi peserta didik. Namun, setiap peserta didik memiliki tingkat ZPD yang berbeda-beda walau jenis kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru sama. Model pembelajaran dan media pembelajaran saat melaksanakan pembelajaran dengan ZPD akan mempengaruhi proses pembelajaran.

3

Ruang Kolaborasi

Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan Anda dalam ruang kolaborasi?

Jawab:

Hal yang saya pelajari bersama antaranya adalah padangan lebih lanjut tentang ZPD yang mempengaruhi proses pendidikan dan pembelajarannya dimana konteks pembelajaran dapat dipahami mampu membantu siswa mencapai potensi belajar melalui interaksi sosial yang terjadi dengan bantuan guru atau teman sejawat. Pandangan dari masing-masing kelompok kami ZPD bagus untuk diterapkan dalam pembelajaran karena dapat mengetahui apa yang mereka dapat lakukan secara mandiri dan apa yang dapat mereka lakukan dengan bimbingan. Pendidik perlu untuk menyesuaikan rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan ZPD. Persamaan dan perbedaan tentang pembelajaran pada ZPD yang mempengaruhi proses pendidikan yang dimiliki dengan melakukan kolaborasi dengan peserta didik yang berkemampuan rendah. Namun, setiap peserta didik berasal dari latar belakang, kebiasaan dan cara komunikasi yang berbeda.

4

Demonstrasi Kontekstual

Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)?

Jawab:

Hal penting yang saya pelajari pada tahap Demonstrasi Kontekstual adalah terdapat berbagai perbedaan dalam mengemukakan pendapat dan pandangan tentang ZPD. Namun, masing-masing dari kami setuju untuk memperhatikan konsep ZPD dalam pembelajaran. Hal ini dilakukan karena peserta didik memiliki tingkat pemahaman yang berbeda sehingga diperlukan interaksi dan bimbingan baik antara guru dan murid. Teknik untuk memastikan bahwa setiap siswa menerima pelajaran yang tepat untuk tingkat perkembangan mereka diantaranya melibatkan dalam diskusi yang dapat membantu mereka untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan.

5

Elaborasi Pemahaman

Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini? Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai? Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?

Jawab:

Hal yang saya pahami tentang Zone of Proximal Development adalah konsep yang dikembangkan oleh Lev Vygotsky. Konsep ZPD merujuk tentang rentang kemampuan intelektual yang sedang berkembang di antara individu dan menggambarkan perbedaan antara apa yang dapat seseorang lakukan dan apa yang dapat mereka lakukan dengan bimbingan. Pembelajaran yang paling efektif terjadi saat individu mendekati batas kemampuannya sendiri dan menerima dukungan dari seseorang yang lebih kompeten. Pendidik sering menggunakan pemahaman ZPD untuk merancang pengajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, memberikan bimbingan tepat, dan mendorong perkembangan kognitif siswa. ZPD dapat memberikan pembelajaran menjadi lebih terarah dan berfokus pada perkembangan potensi individu.

6

Koneksi Antar Materi

Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar materi baik dalam mata kuliah yang sama maupun mata kuliah lain?

Jawab:

ZPD (Zone of Proximal Development) adalah rentang kemampuan intelektual yang sedang berkembang pada individu. ZPD menunjukkan perbedaan antara apa yang bisa dilakukan seseorang sendiri dan apa yang bisa dia lakukan dengan bantuan orang lain. Memahami ZPD penting bagi calon guru untuk menjadi pendidik yang efektif dan merancang pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan individual siswa. Pertaman, Filosofi Pendidikan yakni ZPD menjelaskan bagaimana teori ini memengaruhi pandangan tentang pendidikan, peran guru, interaksi sosial dalam pembelajaran, dan isu-isu kebijakan pendidikan. Kemudian, Pemahaman Peserta Didik yang menjelaskan ZPD membantu guru memahami, merencanakan, dan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan siswa. Selanjutnya, Prinsip Perencanaan Pembelajaran dan Asesmen yakni ZPD membantu guru merencanakan pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa dan memungkinkan pengukuran yang lebih akurat terhadap pencapaian mereka. Kemudian, dalam Literasi dalam Lintas Pembelajaran ZPD membantu merancang pengajaran literasi yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, baik dalam konteks literasi umum maupun literasi yang berlaku dalam berbagai mata pelajaran.

7

Aksi Nyata

Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru? Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya? Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal?

Jawab:

Banyak manfaat yang saya proleh dengan mempelajari teori ZPD dalam pembelajaran, diantaranya sebagai guru harus bisa merencanakan dan menyelenggarakan pembelajaran sesuai tingkat kemampuan kognitif dan level ZPD siswa. Kesiapan saya untuk menyelenggarakan pembelajaran menggunakan teori ZPD ini terletak pada skala 9 dari 10, hal ini dikarenakan saat melakukan PPL saya  sudah melakukan profiling siswa dengan menggunakan tes diagnostik non kognitif dan tes kognitif, serta  sering berinteraksi dengan siswa untuk mengetahui tingakt ZPD nya. Memahami lebih dalam mengenai konsepZPD dengan baik, mengenalisiswa secara individu, merancang pembelajaran sesuai tingkat ZPD siswa, mengembangkan keterampilan dalam memberikan bimbingan, menyesuaikan pengajaran sesuai tingkat perkembangan siswa

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Deannova's Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Deannova's Blogger -